Di sudut ruang dingin, angin mengetuk
dari jendela
Yang mengizinkan ia singgah
Di antara lampu-lampu hias yang
memantul pada langit-langit
Juga riuh serangga yang satu sama
lainnya bersahutan
Kepalanya berbisik pelan
Mengajak untuk menyalakan televise
Tangannya menghalangi
Merekapun berkelahi
Matanya mencoba menghampiri dan
mengengahi
Di tonton oleh sebatang korek api
Yang sibuk mencari rokok dan kopi
Tetapi saat semua itu terjadi
Ia malah pergi melarikan diri
Ke tempat paling aman...
Nyaman....
Nyaman....
Nyaman......
.....
Sampai esok pagi
